A.
Sejarah Game
Game atau
permainan dalam bahasa Indonesianya bukan hanya untuk sekedar mencari hiburan
saja, tapi sudah merupakan suatu yang menjadi kebutuhan manusia sekarang ini,
karena banyak manfaat yang didapatkan apabila kita memainkan game. Perkembangan
game saat ini sangat pesat. Mungkin dulu kita belum mengenal video game, yang
dimainkan hanya permainan di dunia nyata seperti permainan tradisoanal. Tetapi
seiring berkembangnya teknologi, kini permainan bisa dilakukan dirumah sendiri
dengan video game dan bukan tidak mungkin untuk kedepannya bukan hanya video game
yang bisa di mainkan tapi virtual game seperti dalam film The Matrix, kita yang
masuk kedalam game itu dan bermain di dunia virtual.
Generasi ke-satu
Pada tahun 1952 A.S. Douglas menciptakan permainan grafis pertama, versi Tic-Tac-Toe. Game tersebut diprogram pada komputer ‘EDSAC vaccuum-tube’. Pada generasi ini ditemukan pula game pertama yang dimainkan pada televisi, game ini diberi nama “Chase” oleh seorang insinyur televisi yang bernama Ralph Bear. Pada tahun 1972 Ralph Bear membuat game consol pertama yang diberi nama Maganavox’ Odyssey. Game yang dimainkan pada saat itu adalah “PONG”.
Generasi ke-satu
Pada tahun 1952 A.S. Douglas menciptakan permainan grafis pertama, versi Tic-Tac-Toe. Game tersebut diprogram pada komputer ‘EDSAC vaccuum-tube’. Pada generasi ini ditemukan pula game pertama yang dimainkan pada televisi, game ini diberi nama “Chase” oleh seorang insinyur televisi yang bernama Ralph Bear. Pada tahun 1972 Ralph Bear membuat game consol pertama yang diberi nama Maganavox’ Odyssey. Game yang dimainkan pada saat itu adalah “PONG”.
Generasi
ke-dua
Permainan video
game consol kedua kadang disebut juga sebagai “awal era 8 bit”. Pada
pertengahan tahun 1970-an ini menggunakan kemajuan CPU dan penggunaan catridge
sebagai dasar consol. video game ini terdiri dari mikro prosesor, gamenya
dimasukkan kedalam kepingan ROM (Read Only Memory) yang tertempel didalam
tempat plastik cartridge yang dapat dimasukkan kedalam slot di konsol. Ketika
cartridge di masukkan kedalam konsol, maka tujuan utama mikro prosesor di dalam
konsol adalah membaca memori dari cartridge dan menjalankan program yang
tersimpan disana.
Consol game digenerasi ini yang terkenal
adalah atari 2600 atau VCS ( Video Computer System) dan terdapat pula console
game yang lain yaitu Intellivision dan Colecovision.
Generasi
ke-tiga
Generasi video
game ke tiga ini dimulai pada tahun 1983 oleh Jepang melalui peluncuran Famicom
yang sekarang dikenal sebagai NES (Nintendo Entertainment Sistem) dengan salah
satu game terkenalnya yaitu mario bros. NES mempunyai saingan yaitu Sega Master
System yang dibuat di Amerika.
Generasi ke-empat
Generasi ke-empat dimulai pada tanggal 30 Oktober 1987 dengan dirilisnya Nippon Electric Company (NEC) PC Engine tetapi walaupun NEC telah dirilis sebagai yang pertama pada generasi ke empat, namun di era ini tetap didominasi oleh persaingan Nintendo dan Sega, Super Nintendo dan Sega Mega Drive. Beberapa perusahaan hiburan lainnya juga mulai hadir pada generasi ini, salah satunya adalah SNK Playmore’s Neo Geo.
Generasi ke-lima
Generasi
kelima lebih dikenal sebagai era 32 bit, Generasi ini berlangsung dari sekitar
1993 sampai 2002 dan didominasi oleh tiga konsol, yang Sega Saturn (1994), yang
Sony PlayStation (1994), dan Nintendo 64 (1996). DIsini Game sudah tidak lagi
menggunakan catridge yang dimasukan kedalam slot, tetapi sudah menggunakan cd
untuk memainkan gamenya.
Generasi ke-enam
Generasi
keenam ini terdapat 4 console terkenal yaitu sega dreamcast, playstation 2,
nintendo game cube dan x-box. Generasi ini dimulai pada saat tanggal 27
November 1998 dengan dirilisnya DreamCast, selanjutnya dikeluarkannya console
Playstation 2 saat Maret 2000. Sedangkan untuk console Gamecube dan Xbox mulai
dipasarkan sekitar bulan September dan November. Game pun sudah dikemas kedalam
bentuk DVD, kecuali sega dreamcast yang menggunakan gd-rom.
Generasi ke-tujuh
Pada generasi ini tiap console mulai diperlengkapi dengan sistem online; tambahannya, seluruh console tersebut memiliki fasilitas “broadband-ready”. Sega sudah meninggalkan dunia konsole dan berkosentrasi dalam pembuatan software game.
Generasi ini
dimulai dari 22 November 2005 dengan dirilisnya Microsoft’s Xbox 360 dan
diikuti oleh Sony’s Playstation 3 pada 11 November 2006 dan Nintendo’s Wii pada
19 November 2006. Masing-masing sarana permainan yang baru memperkenalkan type
terbaru dalam teknologi. Sebagai contoh, Xbox 360 dan Playstation 3 menawarkan
tampilan atau grafik dengan kualitas tinggi, pada saat yang sama Nintendo’s Wii
fokus pada pengendali atau biasa yang disebut joystick dengan menggunakan
sensor gerak. Ketiga saran permainan di atas mempunyai joystick tanpa kabel
atau yang disebut dengan wireless.
berikut kelebihan dan kekurangan console games pada generasi ini
berikut kelebihan dan kekurangan console games pada generasi ini
- Xbox 360
mempunyai
kelemahan yang biasa disebut dengan “Red Ring of Death” yang terjadi pada
sistemnya. Oleh sebab itu pihak Microsoft memberikan garansi 3 tahun pada
pemakai agar dapat memperbaikai segala kerusakan yang diakibatkan oleh system
secara gratis. Model terbaru dari Xbox 360 telah dipatenkan daripada yang
sebelumnya, mengurangi panas (tidak cepat panas) dan gagal system. Dalam
memproduksi Xbox, tidak membutuhkan biaya yang mahal karena masih menggunkan
teknologi DVD.
Video Output :
RGB, VGA, Component, S-Video, Composite, SCART.
-
Playstation
3
Sony’s
Playstation 3 dirilis pada tanggal 11 November 2006 dengan harga yang lebih
mahal daripada Xbox. Playstation mempunyai system terbaru seperti Cell
Microprocessor dan Blue Ray. Penggunaan Blue Ray sangat menguntungkan konsumen
karena disc yang dipakai bisa tahan lama.
Video Output : HDMI, RGB,
Component, Composite, S-Video, SCART
- Wii
Nintendo
memasuki generasi ini dengan pendekatan baru dalam Wii Console. Wii lebih
memilih peningkatan kepuasan melalui interaksi pemakai dari pada menggunakan
teknologi terbaru. Teknologi yang dipakai oleh Wii adalah sensor gerak yang
dapat memnudahkan pemakai memainkan game.
Video Output : D-Terminal, RGB,
Component, Composite, S-Video, SCART.
B. Platform Untuk Bermain Games
Platform atau alat yang digunakan untuk bermain game ada bermacam – macam yaitu :
Platform atau alat yang digunakan untuk bermain game ada bermacam – macam yaitu :
1.
Console games : yaitu alat untuk memainkan video
game yang dihubungkan ke monitor biasanya monitor TV sebagai tampilan atau
outputnya. jenis console game seperti nintendo wii, sega, playstation, x box
dsb.
2.
PC games : video game yang dimainkan di Personal
Computer atau Laptop.
3.
Mobile games : Game yang dimainkan di handphone
atau PDA
4.
Hendheld games : Game yang dimainkan pada
console portable (bisa dibawa
kemana-mana) contohnya PSP, nintendo DS.
C.
Genre
Pada Games
1.
RPG (Role Playing Game) : sebuah permainan yang
para pemainnya memainkan peran tokoh-tokoh khayalan dan berkolaborasi untuk
merajut sebuah cerita bersama. Contohnya Final Fantasy, Ragnarok.
2.
RTS (Real TIme Strategy) : suatu permainan
komputer yang memiliki ciri khas berupa permainan perang yang tiap pemainnya
memiliki suatu negara, negara tersebut di kelola dalam hal pengumpulan
sumberdaya (alam, manusia, ekonomi), pengaturan strategi pasukan-pasukan
tempur, diplomasi dengan negara tetanga, peningkatan ekonomi, pengembangan
keyakinan, pengembangan pendidikan dari negara primitif menuju peradaban
modern. Contohnya : Age of Empire, Command n Conquer, Stronghold, Warcraft.
3.
FPS (First Person Shooter) : Jenis permainan
dengan tampilan pada layar pemain adalah sudut pandang tokoh karakter yang
dimainkan.
4.
Simulation games : Video games yang
menggambarkan kehidupan seperti biasa. game ini banyak jenisnya seperti Life
Simulation Games contohnya the sims dan ada juga yang mengendarai suatu
kendaraan seperti flight simulator, trains simulator, bis simulator.
5.
Action games : Permainan yang banyak adegan
fisik atau kekerasan seperti Dinasty Warrior.
D.
Aspek Teknologi dan Bisnis Game
1.
Warnet
Warnet (Warung Internet) – Warung Internet atau biasa
disingkat warnet adalah salah satu bentuk usaha yang dikelola oleh kelompok
atau individu yang memberikan pelayanan dalam bentuk jasa internet oleh penggunanya.
Biasanya pengguna dikenakan biaya per jam atau lebih, sesuai lama
penggunaannya.
Kebanyakan, warnet di buka di lahan yang dekat dengan tempat pendidikan,
seperti sekolah, tempat les, atau kampus. Sehingga, penggunanya pun tak jauh
dari siswa / siswi, mahasiswa, guru, atau dosen yang secara kebetulan atau
tidak membutuhkan jasa internet.
Tetapi, ketika perkembangan teknologi telah merambah
ke seluruh penjuru, warnet pun merambah ke seluruh pelosok pemukiman, dan
tempat – tempat yang sebelumnya tidak diperkirakan dapat dijadikan sebagai
lahan untuk membuka usaha warung internet. Oleh karena itu, pengguna warnet
menjadi semakin luas, mulai dari anak – anak sampai orang tua.
Hal ini dikarenakan, kebutuhan internet yang semakin
naik dari yang tadinya kebutuhan senggang menjadi kebutuhan yang memang harus
dipenuhi untuk mendapatkan informasi yang lebih cepat, akurat dan terkini atau
teraktual.
2.
Game Developer
Sebuah game
yang diciptakan biasanya melalui kerjasama dua perusahaan terpisah yang disebut
Developer (pengembang) dan Publisher (penerbit). Developer adalah pihak yang
menciptakan sebuah game Publisher mempromosikan dan memperdagangkan game
tersebut, juga menyediakan costumer service atau pelayanan bagi para gamer.
Seringkali,
publisher dibutuhkan untuk memanufaktur dan mendistribusikan game yang
dikembangkan oleh studio game yang independen atau yang hanya berfokus untuk
membuat game. Tanpa publisher, banyak game studio sulit untuk merilis gamenya.
Seperti layaknya seorang penulis buku, mereka belum tentu mencetak sendiri
bukunya ribuan eksemplar, memasarkan sendiri dan mendistribusikan sendiri.
Namun tentunya penulis membutuhkan penerbit buku untuk melakukan semuanya itu.
3.
Voucher Game
Salah satu
permainan yang paling diminati dewasa ini adalah game online. Seiring dengan
perkembangan teknologi yang berkembang dengan pesat, permainan anak jaman
sekarang sudah jauh lebih canggih dibandingkan dengan jaman dulu yang hanya
memberikan permainan tradisional saja. Walaupun game online ini awalnya dibuat
untuk anak-anak, namun pada kenyataannya game online yang sudah memiliki
beragam model permainan dan animasi yang sangat menarik tidak hanya diminati
oleh anak-anak saja, bahkan orang dewasa pun sangat menggemari game online
hingga seringkali karena terlalu asyik bermain mereka sampai lupa dengan waktu.
Game online ini tidak terlepas dari koneksi internet dan voucher game online.
Tahukah Anda
apa itu voucher game online? Barangkali bagi beberapa orang belum mengetahui
voucher game online dan hubungannya dengan game online, namun untuk para gamer
sejati voucher game online tidak bisa jauh dari hobi game yang asyik mereka
mainkan. Voucher game online merupakan sejumlah nilai yang dipergunakan untuk
transaksi pembelian atau penyewaan suatu barang atau item (seperti senjata,
jubah, dan lainnya) dalam game online yang tidak bisa Anda bayar menggunakan
point atau uang yang Anda hasilkan dari game yang Anda mainkan tersebut. Untuk
itulah fungsi dari voucher game online sangat dibutuhkan oleh para gamer agar
bisa tetap melanjutkan game yang dimainkannya tanpa harus tiba-tiba berhenti
atau malahan tidak dapat melanjutkannya karena tidak bisa membeli atau menyewa
barang tertentu yang harus ada untuk bisa melanjutkan permainan.
Voucher game
online bisa Anda manfaatkan untuk game-game tertentu yang Anda sukai. Seperti
misalnya game Ragnarok yang hanya bisa Anda mainkan dengan membayar sebuah
server yang biasanya sekitar Rp 60.000 per bulannya, dan disinilah fungsi
voucher game online dapat Anda gunakan. Selain itu, apabila Anda ingin membeli berbagai
item atau peralatan untuk mendukung pertarungan tersebut, voucher game online
ini bisa Anda jadikan koin sebagai alat pembeliannya. Contoh lainnya adalah
saat bermain game point black, maka voucher game online ini dibutuhkan agar
Anda bisa membeli peralatan seperti senjata, bom, character dan berbagai item
yang lainnya. Oleh sebab itulah, Anda sebaiknya memiliki voucher game online
karena hampir semua peralatan pendukung game yang Anda mainkan tidak dapat Anda
bayar dengan uang cash. Voucher game online bisa Anda dapatkan di tempat yang
menjual voucher game online yang bisa Anda temukan dengan mudah melalui Solar
Reload.
#TGS1PTGMAUL





0 komentar:
Posting Komentar