Pada tahun 1969 untuk keperluan militer, Departemen Pertahanan Amerika Serikat (US Department of Defense) memalui projek bernama ARPA mengembangkan jaringan yang dinamakan ARPANET (Advanced Research Project Agency Network). Dimana mereka mendemonstrasikan hardware dan software komputer yang berbasis UNIX.
Pada mulanya ARPANET hanya menghubungkan 4 situs saja yaitu Stanford Research Institute, University of California, Santa Barbara, University of Utah. Secara umum ARPANET diperkenalkan pada bulan Oktober 1972. Tidak lama kemudian proyek ini berkembang pesat di seluruh daerah, dan semua universitas di negara tersebut ingin bergabung, sehingga membuat ARPANET kesulitan untuk mengaturnya. Oleh sebab itu ARPANET dipecah manjadi dua, yaitu "MILNET" untuk keperluan militer dan "ARPANET" baru yang lebih kecil untuk keperluan non-militer seperti, universitas-universitas. Gabungan kedua jaringan akhirnya dikenal dengan nama DARPA Internet, yang kemudian disederhanakan menjadi Internet.
Pada tahun awal tahun 1900-an internet mulai masuk di Indonesia, saat itu jaringan internet di Indonesia lebih dikenal sebagai paguyuban network, dimana semangat kerjasama, kekeluargaan & gotong royong sangat hangat dan terasa di antara para pelakunya.
Konsep New Media
Sebelum masuk ke dalam konsepnya, kita perlu mengetahui terlebih dahulu apa sih new media itu? New Media, terdiri dari 2 kata yaitu New dan Media. New yang berarti Baru dan Media yang berarti Perantara. Jadi New Media merupakan sarana perantara yang baru.
Dalam arti yang luas New Media adalah istilah yang dimaksudkan untuk mencakup kemunculan digital, komputer, atau jaringan teknologi informasi dan komunikasi di akhir abad ke-20.
Jadi berdasarkan definisinya, pada dasarnya konsep New Media itu membahas sebuah alat yang digunakan sebagai perantara baru / teknologi canggih terkini.
Internet
Internet (interconnection-networking) adalah seluruh jaringan komputer yang saling terhubung menggunakan standar sistem global Transmission Control Protocol/Internet Protocol Suite (TCP/IP) sebagai protokol pertukaran paket (packet switching communication protocol) untuk melayani miliaran pengguna di seluruh dunia. Cara menghubungkan rangkaian dengan kaidah ini dinamakan internetworking ("antarjaringan").
Internet dijaga oleh perjanjian bilateral atau multilateral dan spesifikasi teknikal (protokol yang menerangkan tentang perpindahan data antara rangkaian). Protokol-protokol ini dibentuk berdasarkan perbincangan Internet Engineering Task Force (IETF), yang terbuka kepada umum. Badan ini mengeluarkan dokumen yang dikenali sebagai RFC (Request for Comments). Sebagian dari RFC dijadikan Standar Internet (Internet Standard), oleh Badan Arsitektur Internet (Internet Architecture Board - IAB). Protokol-protokol Internet yang sering digunakan adalah seperti, IP, TCP, UDP, DNS, PPP, SLIP, ICMP, POP3, IMAP, SMTP, HTTP, HTTPS, SSH, Telnet, FTP, LDAP, dan SSL.
Contoh-contoh penggunaan internet: Social Media (Line, BBM, Whatsapp, Path, Twitter, Facebook, Snapchat, dll), Searching melalui web browser dengan menggunakkan Search Engine (Google, Yahoo, Wikipedia, dll).
Pengguna Internet
Pada zaman yang sudah cukup canggih ini semua orang dapat dengan mudah mengakses internet, menggunakan media apapun misalnya pc, laptop sampai handphone yang paling fleksibel dibawa kemana-mana. Lokasi pengaksesannya pun tidak diterbatas, kita bisa mengaksesnya dimana pun. tidak harus selalu memiliki kuota internet (untuk handphone) atau pun membawa modem / wifi sendiri karena banyak tempat makan hingga ke minimarket yang menyediakan fasilitas free-wifi. Jadi untuk zaman yang sudah cukup canggih ini siapapun dapat mengakses internet, tidak dibatasi usia.
Penerapan New Media
Manfaat New Media : Dalam kehidupan sehari-hari new media sangat sering dimanfaatkan, misalnya untuk mahasiswi seperti saya digunakan untuk membantu mencari tugas-tugas di internet (bidang pendidikan), digunakan untuk mencari lowongan pekerjaan melalu iklan-iklan di internet, dapat mengetahui berbagai informasi tentang dunia kesehatan untuk pengobatan dll (bidang kesehatan), mempermudah melakukan transaksi jual-beli seperti online shop misalnya.
Komponen New Media : Pada new media ada beberapa komponen seperti pembuat, penyalur dan pemakai
- Pembuat merupakan orang yang menciptakan wadah atau sarana new media itu sendiri komponen ini berperan sebagai pencipta atau pembentuk new media.
- Penyalur adalah sebuah perantara yang menghantarkan sarana media atau bisa disebut media yang berfungsi mengahantarkan pemakai untuk memakai sarana itu sendiri.
- Pemakai adalah orang yang berperan sebagai konsumen sebuah sarana media atau new media yang berfungsi untuk memakai new media.
Aplikasi New Media:
- Jejaring Sosial: Dalam bidang jejaring sosial dapat kita temukan banyak sekali kegunaan atau peran new media contoh peimplementasiannya seperti facebook,twitter dan lain-lain
- Sarana hiburan: Dalam bidang ini pengimplementasian new media sangat nyata contohnya seperti Youtube yang digunakan untuk melihat,mengupload atau bahkan mendownload sebuah video di internet.
- Sarana Informasi (berita): Dalam bidang ini new media diimplementasikan sebagai media informasi untuk melihat berita contoh nya detikcom,kompas.com dan lainnya.
- Sarana Jual beli: Dalam bidang ini new media diimplementasikan sebagai media jual beli untuk pembeli dan penjual seperti Berniaga.com,Toko Bagus.com dan lain-lain.
Digital Television atau Televisi digital (DTV) adalah jenis televisi yang menggunakan modulasi digital dan sistem kompresi untuk menyiarkan sinyalgambar, suara, dan data ke pesawat televisi. Modulasi itu sendiri adalah proses perubahan suatu gelombang periodik sehingga menjadikan suatu sinyal mampu membawa suatu informasi. Dengan proses modulasi, suatu informasi (biasanya berfrekeunsi rendah) bisa dimasukkan ke dalam suatu gelombang pembawa, biasanya berupa gelombang sinus berfrekuensi tinggi. Peralatan untuk melaksanakan proses modulasi disebut modulator, sedangkan peralatan untuk memperoleh informasi informasi awal (kebalikan dari dari proses modulasi) disebut demodulator dan peralatan yang melaksanakan kedua proses tersebut disebutmodem. Televisi digital merupakan alat yang digunakan untuk menangkap siaran TV digital, perkembangan dari sistem siaran analog ke digital yang mengubah informasi menjadi sinyal digital berbentuk bit data seperti komputer.
Sedikit membahas tentang TV analog, Televisi analog mengkodekan informasi gambar dengan memvariasikan voltase dan frekuensi dari sinyal. Sistem yang dipergunakan dalam televisi analog NTSC (National Television System Comittee), PAL, dan, SECAM
Dari pengertian keduanya antara TV Digital dan TV Analog, disisi lain terdapat perbedaan mendasar dikeduanya, yaitu :
Perbedaan yang paling mendasar antara sistem penyiaran televisi analog dan digital terletak pada penerimaan gambar lewat pemancar. Pada sistem analog, semakin jauh dari stasiun pemancar televisi, sinyal yang akan ditimbulkan akan melemah dan penerimaan gambar dari stasiun menjadi buruk dan berbayang. Sedangkan pada sistem digital, kebalikan dari analog. Siaran gambar yang jernih akan dapat dinikmati sampai pada titik dimana sinyal tidak dapat diterima lagi.
Pada sistem transmisi pancarannya, kebanyakan TV di Indonesia masih menggunakan sistim analog dengan cara memodulasikannya langsung pada Frekuensi Carrier, Sedangkan pada sistem digital, data gambar atau suara dikodekan dalam mode digital (diskret) baru di pancarkan.
Teknologi Virtual Reality
Virtual Reality merupakan sebuah inovasi teknologi terbaru yang dikembangkan untuk memungkinkan seseorang melakukan suatu interaksi terhadap suatu objek grafis dengan visualisasi 3D atau gambar berhologram. Teknologi ini mampu memberikan sebuah pengalaman baru bagi penggunanya, karena pengguna seolah-olah bisa menyentuh objek tersebut secara langsung. Jadi sederhananya, Virtual Reality adalah tampilan gambar tiga dimensi yang terlihat seperti nyata yang diciptakan dengan bantuan perangkat komputer ataupun juga beberapa perangkat tertentu.
Dengan teknologi ini, pengguna juga dapat merasakan berada dunia nyata, padahal sebenarnya mereka hanya berada di dunia virtual atau dunia maya. Untuk mendukung jalannya teknologi Virtual Reality ini, biasanya pengguna juga bisa menggunakan beberapa perangkat yang canggih berupa helm atau kacamata, headset, sarung tangan dan walker.
Dengan teknologi ini, pengguna juga dapat merasakan berada dunia nyata, padahal sebenarnya mereka hanya berada di dunia virtual atau dunia maya. Untuk mendukung jalannya teknologi Virtual Reality ini, biasanya pengguna juga bisa menggunakan beberapa perangkat yang canggih berupa helm atau kacamata, headset, sarung tangan dan walker.
https://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_Internet_Indonesia
https://id.wikipedia.org/wiki/Sejarah_Internet
https://id.wikipedia.org/wiki/Internet
http://tid3.raharja.ac.id/2016/05/25/mengenal-pengertian-teknologi-virtual-reality-beserta-kegunaannya/





0 komentar:
Posting Komentar