PENGANTAR
KOMPUTASI MODERN
Disusun
Oleh :
Nama : Reza Fachriya
NPM : 55415825
Kelas : 4IA11
Tugas : Tiga(3)
Dosen : Ibu Siti Saidah
UNIVERSITAS
GUNADARMA
DEPOK
ATA
2018/2019
A.
Komputasi dan Paralel Processing
Komputasi
Pengertian Komputasi adalah
proses menghitung, membandingkan dan berbagai operasi perhitungan matematika
dan logika yang bertujuan untuk menyelesaikan suatu masalah yang dikerjakan
dengan program komputer yang sudah disusun sesuai dengan Algoritma yang benar.
Setiap jenis perhitungan
atau penggunaan teknologi komputer dalam pengolahan informasi. Perhitungan
adalah proses setelah yang jelas model yang dipahami dan dinyatakan dalam suatu
algoritma, protokol, topologi jaringan, dll. Perhitungan juga merupakan subyek
utama dari ilmu komputer: menyelidiki apa yang dapat atau tidak dapat dilakukan
dengan cara komputasi.
Dalam prakteknya,
perhitungan digital sering digunakan untuk mensimulasikan proses alam
(misalnya, perhitungan Evolusi ), termasuk yang lebih alami dijelaskan oleh
model analog perhitungan (misalnya, jaringan syaraf tiruan ). Komputasi modern
digunakan untuk memecahkan masalah antara lain untuk menghitung :
1.
Akurasi (big, Floating point)
Akurasi
tentu merupakan masalah yang paling penting dalam memecahkan masalah. Karena
itu pada komputasi modern dilakukan perhitungan bagaimana bisa menghasilkan
suatu jawaban yang akurat dari sebuah masalah. Tentu kita pernah mendengar tipe
data floating point yang biasa digunakan untuk menyimpan data numerik dalam
bentuk pecahan. Tipe data tersebut memiliki range penyimpanan numerik yang
besar, sehingga dapat digunakan oleh komputer untuk melakukan komputasi yang
akurat.
2.
Kecepatan (dalam satuan Hz)
Manusia
pasti menginginkan masalah dapat diselesaikan dengan cepta. Karena itu perhitungan
masalah kecepeatan adalah suatu hal yang penting. Komputasi harus dapat
dilakukan dalam waktu yang cepat ketika mengolah suatu data. Sehingga perlu
metode kecepatan untuk mengolah perhitungan dalam waktu singkat.
3.
Problem Volume Besar (Down Sizzing atau paralel)
Data
yang besar tentu membutuhkan suatu cara penyelesaian yang khusus. Karena data
yang besar dapat menjadi masalah jika ada yang terlewatkan. Oleh karena itu
digunakan metode Down Sizzing atau paralel pada komputasi modern untuk menangani
masalah volume yang besar. Dengan metode ini data yang besar diparalelkan dalam
pengolahannya sehigga dapat diorganisir dengan baik.
4.
Modeling (NN & GA)
Modeling
merupakan suatu hal yang penting dalam melakukan suatu perhitungan yang rumit.
Bayangkan saja jika kita dihadapi dalam suatu masalah perhitungan yang banyak
dan kompleks, tetapi tidak ada model matematika yang kita miliki. Perhitungan
akan berjalan berantakan dan tidak akan mendapatkan hasil yang akurat. Maka
dari itu komputasi modern membutuhkan modeling sebelum melakukan perhitungan.
5.
Kompleksitas (Menggunakan Teori big O)
Komputasi
modern dirancang untuk menangani masalah yang kompleks, sehingga diterapkan
pada komputer. Dengan menggunakan teori Big O, maka komputasi modern dapat melakukan
perhitungan untuk memecahkan masalah kompleksitas yang kerap dihadapi.
Parallel
Processing (Pemrosesan Paralel)
Yaitu menggunakan lebih dari satu CPU untuk menjalankan
sebuah program secara simultan. Idealnya, parallel processing membuat program
berjalan lebih cepat karena semakin banyak CPU yang digunakan. Tetapi dalam
praktek, seringkali sulit membagi program sehingga dapat dieksekusi oleh CPU
yang berbeda-beda tanpa berkaitan di antaranya.
Dalam
komputer, pemrosesan paralel merupakan pengolahan dari Program instruksi dengan
membagi mereka di antara beberapa prosesor dengan tujuan untuk menjalankan
program dalam waktu kurang. Dalam komputer paling awal, hanya satu program
berlari pada suatu waktu. Sebuah program komputasi-intensif yang memakan waktu
satu jam untuk menjalankan dan menyalin Program tape yang mengambil satu jam
untuk menjalankan akan mengambil total dua jam untuk menjalankan. Bentuk awal
dari pemrosesan paralel memungkinkan eksekusi interleaved kedua program
bersama-sama. Komputer akan memulai operasi I / O, dan sementara itu sedang
menunggu operasi untuk menyelesaikan, itu akan mengeksekusi program
prosesor-intensif. Waktu eksekusi total untuk dua pekerjaan akan menjadi
sedikit lebih dari satu jam.
Peningkatan
berikutnya multiprogramming. Dalam sistem multiprogramming, beberapa program
telah dikirim pengguna yang masing-masing diperbolehkan untuk menggunakan
prosesor untuk waktu yang singkat. Untuk pengguna tampak bahwa semua program
yang melaksanakan pada saat yang sama. Masalah pertama muncul pertentangan
sumber daya di sistem ini. Permintaan eksplisit untuk sumber daya menyebabkan
masalah dari kebuntuan. Kompetisi untuk sumber daya pada mesin tanpa
dasi-melanggar instruksi mengarah pada rutin critical section.
Langkah
berikutnya dalam pengolahan paralel adalah pengenalan multiprocessing. Dalam
sistem ini, dua atau lebih prosesor berbagi pekerjaan yang akan dilakukan.
Versi awal memiliki master / slave konfigurasi. Salah satu prosesor (master)
diprogram untuk bertanggung jawab atas semua pekerjaan dalam sistem, yang lain
(budak) dilakukan hanya tugas-tugas itu diberikan oleh master. Pengaturan ini
diperlukan karena tidak kemudian mengerti bagaimana program mesin sehingga
mereka bisa bekerja sama dalam pengelolaan sumber daya sistem.
Komputasi
Paralel
Merupakan
salah satu teknik melakukan komputasi secara bersamaan dengan memanfaatkan
beberapa komputer secara bersamaan. Biasanya diperlukan saat kapasitas yang
diperlukan sangat besar, baik karena harus mengolah data dalam jumlah besar
ataupun karena tuntutan proses komputasi yang banyak.
Pemrograman
paralel
Merupakan
suatu teknik pemrograman komputer yang memungkinkan eksekusi perintah/operasi
secara bersamaan baik dalam komputer dengan satu (prosesortunggal) ataupun
banyak (prosesor ganda dengan mesin paralel) CPU.Tujuan utama dari pemrograman
parallel adalah untuk meningkatkan performa komputasi. Semakin banyak hal yang
bisa dilakukan secara bersamaan (dalam waktu yang sama), semakin banyak
pekerjaan yang bisa diselesaikan.
Komputasi paralel
membutuhkan:
- algoritma
- bahasa
pemrograman
- compiler
Parallel processing
berbeda dengan multitasking, yaitu satu CPU mengeksekusi beberapa program
sekaligus. Parallel processing disebut juga parallel computing.
Aristektur
Komputer Parallel
- Komputer
SISD (Single Instruction stream-Single Data stream)
- Komputer
SIMD (Single Instruction stream-Multiple Data stream)
- Komputer
MISD (Multiple Instruction stream-Single Data stream)
- Komputer
MIMD (Multiple Instruction stream-Multiple Data stream
B.
Hubungan antara komputasi modern dengan paralel processing
Hubungan
antara komputasi modern dan parallel processing sangat berkaitan, karena
penggunaan komputer saat ini atau komputasi dianggap lebih cepat dibandingkan
dengan penyelesaian masalah secara manual. Dengan begitu peningkatan kinerja
atau proses komputasi semakin diterapkan, dan salah satu caranya adalah dengan
meningkatkan kecepatan perangkat keras. Dimana komponen utama dalam perangkat
keras komputer adalah processor. Sedangkan parallel processing adalah
penggunaan beberapa processor (multiprocessor atau arsitektur komputer dengan
banyak processor) agar kinerja computer semakin cepat.
Pengolahan
paralel istilah digunakan untuk mewakili kelas besar teknik yang digunakan
untuk memberikan tugas pengolahan simultan data untuk tujuan meningkatkan
kecepatan komputasi dari sistem komputer.
Keuntungan: waktu eksekusi
lebih cepat, throughput jadi lebih tinggi.
Kekurangan: perangkat
keras lainnya yang dibutuhkan, kebutuhan daya juga lebih. Tidak baik untuk daya
rendah dan perangkat mobile.
Sehingga dikarenakan
adanya keuntungan dan kemampuan dari parallel processing, maka dianggap
parallel processing adalah salah satu teknik komputasi modern.
Kinerja
Komputasi Modern dengan menggunakan Paralel Processing
Kinerja
komputasi dengan menggunakan paralel processing itu menggunakan dan
memanfaatkan beberapa komputer atau CPU untuk menemukan suatu pemecahan masalah
dari masalah yang ada. Sehingga dapat diselesaikan dengan cepat daripada
menggunakan satu komputer saja. Komputasi dengan paralel processing akan
menggabungkan beberapa CPU, dan membagi-bagi tugas untuk masing-masing CPU
tersebut. Jadi, satu masalah terbagi-bagi penyelesaiannya. Tetapi ini untuk
masalah yang besar saja, komputasi yang masalah kecil, lebih murah menggunakan
satu CPU saja.
Kelebihan
dan Kekurangan Artikel
Kelebihan :
·
Kata yang digunakan dalam artikel ini
bersifat baku dan sesuai dengan Kamus EYD Bahasa Indonesia
·
Menjelaskan tentang komputasi terlebih
dahulu baru memaparkan mengenai parallel processing dan hubungan antara
komputasi dan parallel processing, sehingga artikel ini menjadi lebih rinci
dalam membahas sesuatu
·
Memberikan Contoh penggunaannya pada
artikel, sehingga pembaca lebih paham
·
Menyertakan Daftar Pustaka
·
Menerapkan Kerapihan dalam Penulisan
Kekurangan :
·
Tidak memberitahukan deskripsi secara
lengkap yang disertai gambar
·
Tidak memberikan sebuah kesimpulan, Karena
disetiap tulisan diperlukan sebuah kesimpulan untuk menyimpulkan informasi yang
akan dibahas
·
Sumber dari artikel masih diambil melalui
blog pribadi
Sumber
: